Mewakili Warga Jl. Lembah Merpati, Supriyono Meminta Pemko Segera Tindaklanjuti Penambahan Lahan di SD Negeri 10

Katakepri.com, Tanjungpinang – Sungguh besar harapan warga Jl. Lembah Merpati Km 13, Kelurahan batu IX, kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk segera menambah lahan SD Negeri 010 yang berada di wilayah mereka.

Harapan itu dilontarkan ketua RT 01 RW 10, Supriyono, yang juga Wakil Ketua Komite di sekolah tersebut.

“Kebetulan kami juga sebagai Wakil Ketua Komite disini mewakili warga meminta pemerintah Kota Tanjungpinang dalam hal ini Ibu Walikota Tanjungpinang untuk segera menindak lanjuti penambahan lahan di SD 010 Jl. Lembah Merpati ini,” kata dia.

Alasan Supriyono mengajukan permintaan penambahan lahan tersebut cukup masuk akal melihat semakin banyak bangunan-bangunan perumahan baru di daerah tersebut.

“Faktor semakin bertambahnya penduduk disini yang membuat lokal di SD ini kepenuhan dan membutuhkan lahan untuk membuat lokal baru,” katanya.

Dengan jumlah murid yang lebih dari 670 orang, sekolah dengan luas 3000 meter itu sekilas memang tampak begitu sempit.

“Jadi, untuk pelajar baru kalau udah belajar tatap muka sungguh sangat tidak bisa lagi karena kondisi lokal dan lapangan terbatas,” kata dia.

Disamping itu juga, ditakutkan jika tidak cepat diganti lahan yang berada di depan SD itu akan dipergunakan pemilik lahan untuk membangun perumahan kembali.

“Lahan didepan ini apabila tidak diganti akan menutupi sekolah yang berada di belakanganya. Karena saya dengar pemilik lahan ini berencana akan melakukan pembangunan kalau tidak segera diganti oleh pemerintah Kota Tanjungpinang,” kata Supriyono.

Dari Supriyono ini pula diketahui bahwa pihak sekolah SD 010 Jl Lembah Merpati sudah pernah mengajukan permintaan penambahan lahan ke Dinas Pendidikan bahkan Walikota Tanjungpinang.

“Namun sampai sekarang belum ada tanggapan, untuk itu saya memohon kembali kepada pemerintah baik itu Kota maupun Provinsi untuk mengabulkan pembelian lahan depan sekolah ini. Karena lahan ini nanti masuk ke aset pemerintah juga,” pungkasnya. (Angga)