Katakepri.com, Tanjungpinang – Dipergoki memperbaiki bak sampah rusak menggunakan bahan jenis triplek, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PERKIM) Kota Tanjungpinang Amrialis akui anggaran dana perawatan tidak mencukupi.
“Ya, mau bagaimana lagi anggaran tidak mencukupi, daripada tidak sama sekali,” ungkap Amrialis, ketika dikonfirmasi di Sungai Carang, Sabtu (26/10).
Amrialis mengatakan bahwa memang di APBD Perubahan 2019 ini, dana perawatan khusus bak sampah hanya Rp 100 juta.

Tentunya, kata Amrialis, jumlah tersebut tidak sebanding dengan total bak sampah rusak saat ini yang jumlahnya hampir 30 unit.
“Tiada rotan akar pun jadi. Dari 30 bak sampah yang rusak 17 diantaranya sudah kita perbaiki menggunakan bahan seadanya salah satunya triplek,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Amrialis juga mengatakan bahwa jika dilihat dari kebutuhan, Tanjungpinang saat membutuhkan sebanyak 40 unit bak sampah.

“Total keseluruhan bak sampah yang kita butuhkan itu sekitar 40 unit,” tandasnya.
Sebelumnya, Rabu (23/10) katakepri.com di Kantor Perkim mempergoki Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Perkim sedang memperbaiki bak sampah menggunakan bahan jenis triplek. Padahal bak sampah tersebut sudah tidak layak digunakan karena keropos dan berlubang akibat karatan. (Angga)






