Walikota Rubah Status Surau An-Nur Menjadi Mesjid

Katakepri.com, Tanjungpinanag
Walikota Tanjungpinang resmi merubah status Surau An-Nur yang berada di Kampung Mayang Sari Jalan Basuki Rahmat Gg Grapari Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari menjadi Masjid, Jumat (11/10).

Peresmian tersebut dilangsungkan didepan teras Masjid dengan disaksikan Camat Bukit Bestari, Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Tanjungpinang dan warga sekitar.

Menurut ketua Masjid Irwan Lapi, alasan dirubahnya status surau yang berdiri sejak tahun 2002 menjadi masjid itu karena jumlah jama’ahnya yang semakin banyak, ditambah dengan kurangnya jumlah masjid ditempat tersebut.

“Alasan pertama karena jama’ah kita disini cukup banyak karena disini juga banyak perkantoran. Dan alasan yang ke dua dan yang terpenting Kampung Mayang Sari ini belum ada masjid, oleh sebab itu kita melakukan rapat bersama dan mengahasilkan kesepakatan bersama untuk menaikan satatus surau ini menjadi masjid,” ujarnya.

Irwan, sapaannya berharap kedepan setalah ditingkatnya status surau ini menjadi masjid, Pemerintah dapat membantu Ia dalam hal membuat dapur masjid yang multi fungsi untuk keperluan orang banyak.

“Karena di lingkungan kita ini banyak mahasiswa dari luar pulau, maka kita sengaja menjadikan masjid ini termasuk masjid yang multifungsi. Selain untuk tempat ibadah, nantinya masjid ini juga dapat membantu mereka memasak, menghubungi rekan atau orang tua ketika kehabisan paket, atau juga bisa membantu membuat tugas kuliah mereka karena disini nanti kita sediakan WFI dan tempat memasak gratis,” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama Walikota Tanjungpinang, Syahrul menyabut baik peningkatan status surau menjadi masjid tersebut. Ia mengharapkan pengurus masjid untuk dapat membuat kegiatan keagamaan agar masyarakat antusias untuk datang ke masjid.

Syahrul meminta ketua masjid An-Nur untuk segera mengajukan permohonan batuan agar nantinya Ia dapat menyisihkan APBD untuk membantu pembuatan dapur multifungsi masjid tersebut.

“Sekarang dimasukan nanti mudah-mudahan dibahas, setiap bulan Rhamadan saat safari kita berikan batuan itu,” tandasnya. (Angga)