Wakil Walikota Bersama Para Stakeholder Tinjau Lokasi Yang Akan Dibangun Pasar di Batu 8

Katakepri.com, Tanjungpinang – Pemko Tanjungpinang tampaknya serius untuk menjadikan lahan seluas 3,5 hektar yang berada di Jalan Salam, Km 08 atas itu pusat perdagangan atau pasar. Hal itu dibuktikan dengan melakukan peninjauan bersama yang dipimpin Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma Kamis (03/10).

Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma dilokasi mengatakan bahwa peninjauan yang dilakukan bersama beberapa instansi terkait seperti Disperindag Provinsi Kepri, BPPW Provinsi Kepri, BPN, DLH, Dishub Kota Tanjungpinang dan Diperinidag Kota Tanjungpinang itu untuk memastikan kembali batas dan kelayakan lokasi yang nantinya akan dijadikan pasar.

“Permohonan pasar itu tetap melewati tahapan dari Kementerian Perdagangan, kalau lahan tersebut memenuhi syarat, nantinya yang akan melakukan pembagunan itu dari kementrian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW),” ujarnya

Menurut Rahma nantinya setalah melewati beberapa tahapan, rencana pembagunan itu dipastikan akan dilakukan di tahun 2020.

Rahma menilai, masyarakat yang berada di lokasi pasar tersebut selalu mensupport, hanya saja mereka ingin memastikan letak akses jalan masuk ke lokasi karena ditakutkan bersinggungan dengan pemilik lahan lainnya.

“yang menjadi pertanyaan warga itu salah satunya akses jalan masuk tapi sudah diselesaikan bahkan sudah ada audensi yang difasilitasi Pemko Tanjungpinang beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepri, Alber Rainaldo saat melihat lokasi tersebut mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan layak atau tidaknya lokasi tersebut. Ia bersama rekan-rekannya di BPPW akan mempelajari terlebih dahulu masterplannya serta alasan mengapa memilih lokasi itu.

“Kita tidak bisa menyimpulkan karena kita baru melihatnya secara visual dan juga ini merupakan survei awal. Ini masih ada tahap lanjutan ya,” tandasnya.(Angga)