katakepri.com, Karimun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri suasana di Kabupaten Karimun bakal semakin semarak. Pasalnya masyarakat berlomba-lomba menghias rumah dengan lampu colok atau lampu pelita. Untuk desain lampu terbaik bakal mendapat hadiah dari Pemkab Karimun.
Festival Lampu Colok merupakan sebuah tradisi unik yang diwariskan turun-temurun di Kabupaten Karimun, yang dirayakan setiap malam 27 Ramadhan. Pada malam itu, masyarakat Karimun menyalakan lampu colok (lampu pelita) di sekeliling rumah dengan tujuan untuk menyambut turunnya malaikat pada malam Lailatul Qadar.
Festival Lampu Colok ini sudah menjadi event tahunan masyarakat Karimun dalam memeriahkan Ramadhan, yang didukung oleh Pemkab Karimun. Tradisi ini sudah diangkat menjadi festival dalam bentuk pelombaan.
Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Karimun sudah menyediakan hadiah untuk membuat festival semakin semarak. “Hadiah akan diserahkan pada saat malah takhbiran,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Karimun H. Zamri, Kamis (24/5).
Panitia lomba akan menilai kreasi peserta dari segala aspek. Keindahan dan kerumitan arsitektur tentu saja akan mendapat nilai tambah. Sebagai ajang tahunan, Festival Lampu Colok diharapkan mampu menarik wisatawan. (Red/Hum)