Katakepri.com, Tanjungpinang – Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia (GMKI) menggelar Seminar bahaya dan penanggulangan permasalahan Narkotika di Kepulauan Riau, bertempat di Gedung Aisyah, Juma’at (18/05).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang bagaimana narkoba dan dampaknya.
Kepala BNN Provinsi Kepri, Richard Nainggolan selaku pemateri dalam kegiatan seminar tersebut mengatakan, untuk menanggulangi narkoba yang semakin marak di Batam, BNN Provinsi Kepri telah mengundang Bea Cukai dan BP Batam untuk membahasa dan menumpas para pengedar dan pengguna narkotika yang masuk melalui Kota Batam.
Kata dia, para pengedar tidak akan pernah menggunakan modus yang sudah berhasil dipakai dan akan selalu menggunakan modus-modus terbaru.
“Mereka akan selalu memakai modus-modus baru salah satunya modus yang pernah tertangkap yaitu modus kapsul yang dimasukan ke perut melalui anus,” sebutnya.
Dalam seminar ini Richard juga memamerkan keberhasilannya mengungkap 176 kasus narkoba dengan 270 orang tersangka.
Richard, diakhir sambutanya mengatakan, tidak dapat pungkiri bahwa saat ini narkotika sudah merambah ke aspek bisnis.
“Kita tidak boleh mengenyampingkan sisi bisnis dari narkoba ini contoh nyatanya tempat hiburan malam dan kampung Aceh,” pungkasnya. (Angga)






