BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Program Ke Lapak Pedagang Pasar KUD

Katakepri.com, Tanjungpinang –
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang mengimplementasikan saran dari hasil Focus Group Discussion yang diberikan Pemerintah Kota melalui Sekretaris Daerah, Riono, di Pasar KUD, Sabtu (05/05) pagi.

Saran yang diberikan Pemko terus menerus di berikan melalui sosialisasi kepada masyarakat khususnya pekerja Bukan Penerima Upah atau informal.

Saran yang diberikan di implementasikan di Pasar Plantar KUD oleh team BPJS Ketenagakerjaan. Implementasi tersebut berupa Sosialisasi dari lapak ke lapak para pedagang, untuk memberikan informasi Program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Rini Suryani, menyampaikan, Sosialisasi perdana ini khusus menyasar para pedagang yang berada di pasar agar mengetahui secara langsung program dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Semenjak dikeluarkannya Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2011 BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 4 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun,” sebut Rini.

Khusus untuk pekerja di sektor Informal atau bukan penerima upah, hanya bisa ikut 3 program yaitu program Kecelakaan kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua.

Rini Suryani juga menjelaskan, untuk sektor informal di kota Tanjungpinang baru 5.000 pekerja yang terdaftar dari 20 ribuan lebih.

“Jadi BPJS Ketenagakerjaan menghibau kepada para nelayan, pedagang, petani, tukang ojek, buruh harian mari mendaftar program bpjs ketengakerjaan,” Imbuh Rini.

Sambung Rini, Iuran yang dibayarkan pekerja setiap bulan hanya Rp 16.800 dan jika ingin ikut Jaminan Hari tua, mereka hanya perlu menambah uang Rp 20.000, dengan total Rp 36.800.

Sampai dengan jam 10.00 implementasi jumlah pedagang yang terdaftar di pasar KUD hanya berjumlah 38 orang dan kemungkinan terus bertambah.

“Kita berharap, semua pedagang di pelantar KUD semuanya dapat menjadi peserta,” harap Rini.

“Bagi pekerja atau pedagang yang ikut 3 program BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan souvenir cantik,” Tambahnya. (Angga)