Pacu Ketinting Meriahkan HUT RI di Bulang

katakepri.com, Batam –¬†Banyak cara masyarakat memeriahkan peringatan HUT RI. Di Kota Batam yang memiliki banyak pulau, perlombaan di atas laut menjadi primadonanya. Seperti di Kecamatan Bulang yang mengadakan lomba pacu ketinting, Sabtu (26/8).

Perahu bermesin ketinting biasa digunakan masyarakat setempat untuk mencari nafkah. Tapi kali ini dipakai untuk berlomba dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan.

“Ketinting ini biasa dipakai masyarakat untuk mencari ikan, udang. Tapi untuk lomba biasanya sampannya beda. Kalau mesinnya memang sudah dari pabrik begitu, bukan rakitan,” kata Sekretaris Lurah Pulau Buluh, M Daud.

Lomba ketinting ini diikuti perwakilan dari tiap kelurahan yang ada di Pulau Buluh. Berbeda dengan lomba Perahu Layar yang pesertanya berasal dari kecamatan lain, bahkan kabupaten tetangga, Tanjungbalai Karimun.

Camat Bulang, Nasrun mengatakan lomba perahu layar ini diikuti 22 tim. Terbagi menjadi tiga kategori, 9 awak, 7 awak, dan 3 awak. Total hadiah yang disiapkan yaitu Rp 21 juta.

“Rutenya itu start dari pelabuhan, ke Seberang Balak, lalu ke Pulau Boyan, Tanjungsepekong. Balik ke Seberang Balak, finish ke tempat semula,” terang seorang panitia seraya menunjukkan papan rute.

Ketua Panitia HUT RI Kecamatan Bulang, Juniarto mengatakan kegiatan perayaan HUT RI di Kecamatan Bulang telah dimulai sejak 15 Agustus lalu. Beragam kegiatan telah diselenggarakan seperti pertandingan sepakbola, sepak takraw, volley ball putera puteri, dan lomba karaoke.

Puncak acara pada 26 Agustus, dimulai dengan karnaval budaya yang melibatkan seluruh kelurahan di Bulang. Penutupannya nanti pada 4 September akan digelar partai final sepakbola, volley ball, dan karaoke.

“Pada pelaksanaan kegiatan ini kami melibatkan seluruh masyarakat, tidak melihat suku, ras, atau agama. Dalam kepanitiaan saja kita dibantu tokoh pemuda Tionghoa, dan pengurus Vihara,” ujarnya.

Kebersamaan yang ditunjukkan warga Bulang ini mendapat apresiasi Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. Ia membenarkan bahwa semua pihak harus dirangkul untuk memeriahkan peringatan HUT RI ini.

“Karena Republik ini ikhtiar kolektif kita. Semua komponen bergabung melepaskan Republik ini dari penjajahan. Kita bersama yang harus merawat Republik ini,” kata Amsakar.

“Kami sungguh sangat bangga, berbahagia ada rangkaian kegiatan yang meriah. Semoga menjadi sinyal yang kuat bagi kita untuk Batam ke depan dapat bangkit lebih bergairah,” sambungnya. (Red/Hum)